Minggu, Juni 15, 2008

Awan itu Menghitam Lagi

Awan itu mulai menghitam lagi
Menghapus bersih sinar yang seharusnya tetap ada menemaniku
Mengusir kehangatan yang seharusnya menyelimutiku.
Tuhan, kenapa harus ada kegelapan?
Kenapa cahaya kehangatan itu harus berubah menjadi gigtitan perih?
Baiklah, Kalaupun gelap harus datang biarkan rangkaian bintang itu menemaniku, setidaknya ada satu.
Dan jika memang aku harus menggigil dalam perih, biarkan aku bersenandung untuk cinta yang menjadi gila.

Makasih yah…
( Dede Rakhmawati, UPI Jurusan: Sastra Inggris, Bandung )

Tidak ada komentar: