Kadang, saat kita menengok kembali,
ada banyak sekali hal-hal yang tidak terduga.
Terkadang, saat kita telusuri kembali satu demi satu,
terpampang rasa gundah, perasaan bersalah dan penyesalan.
Kita harus bagaimana?
kita seharusnya melakukan ini bukan itu? Seharusnya begini bukan begitu?
Seharusnya aku tidak bertindak seperti ini sehingga tidak terjadi itu?
Seharusnya aku tidak berbuat itu...seharunya aku begini...begitu...
Pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang tidak akan merubah keadaan kok.
Tidak merubah kenyataan.
ini adalah kegundahanku yang paling dalam.
Dan mulailah...
sulit memberi makna perasaanku ketika aku berdekatan dengannya.
Aku tidak tahu perasaan macam apa ini.
Hatiku diliputi getar tak menentu, serupa dering lonceng tengah malam yang gusar.
Aku seperti diremajakan kembali, seperti jatuh cinta...
Seolah-olah ada jalan yang mendekatkan diriku dengannya.
Aku menyukainya...!!!
Tapi aku ingin menahan rasa itu agar berhenti dan tidak tumbuh berkembang.
Untuk seseorang...terimakasih atas hari-harinya
terimakasih atas canda tawanya...sangat mengesankan.
Terima kasih atas "rasa itu" akan terukir dalam sejarah hidupku
Maafkan atas hari-hari yang selalu direpotkan atas permintaanku.
Maafkan atas semuanya yang kurang berkenan
Aku tidak akan pernah berhenti mendoakan kebahagiaan mu....
Senin, Desember 22, 2008
Rabu, November 26, 2008
Sampai hari ini...
Aku belum bisa memahami...
Kemarin temanku telp dan bercerita kalau si A
sedang mengurus surat perceraiannya.
Katanya karena tidak ada kecocokan.
Istilah" ketidakcocokan " sangat sering aku dengar dari mulut orang-orang
yang hendak bercerai.
Dari artis hingga sejumlah teman-teman dan bahkan dari saudara terdekatku.
Pun dari seorang kawan yang pada saat mau menikah bilang,
" Hidupku sudah sempurna karena memilikinya, I Love him So much"
Kalimat itu aku ingat karena sanggup membuatku berkaca-kaca terharu.
Tapi tiga tahun setelah itu, mereka berpisah seperti musuh bebuyutan.
Apakah dengan cinta membuat dua orang yang menikah menjadi cocok?
Rasanya sih kecocokan tidak turun dari langit.
Kecocokan itu perlu diusahakan.
Seperti pertengkaran yang tak pernah berhenti antar dua saudara kandung,
untuk hal yang sama, sepanjang hidup mereka.
Tapi itu tak pernah menghentikan cinta mereka
tak membuat mereka memutuskan bercerai sebagai saudara.
Yang harus disadari
dua saudara yang berjenis kelamin sama
yang dibesarkan dengan cara yang sama saja sering bersiteru.
Bahkan tumbuh dengan bentuk yang berbeda.
Apalagi dua manusia lain jenis kelamin, dengan cara tumbuh berbeda
Aku percaya...
dua oarang yang mau menikah, seberapa besar cintanya pun
Tak pernah cocok sampai kapanpun
seperti aku mempercayai bahwa air selalu turun ke dataran yang paling rendah.
Pernikahan bagian dari kompromi. Perbedaan Bukanlah perang
Perbedaan bukan biang perpecahan.
Sampai saat ini aku belum bisa memahami pernikahan.
Tapi satu hal yang harus disadari
bahwa aku harus bersyukur telah diberi seseorang untuk berbagi hidup
Untuk rasa syukur itu, aku harus mau mengerti bersedia kompromi.
Selamat Menyiapkan Pernikahan...Mawar!!!
Aku belum bisa memahami...
Kemarin temanku telp dan bercerita kalau si A
sedang mengurus surat perceraiannya.
Katanya karena tidak ada kecocokan.
Istilah" ketidakcocokan " sangat sering aku dengar dari mulut orang-orang
yang hendak bercerai.
Dari artis hingga sejumlah teman-teman dan bahkan dari saudara terdekatku.
Pun dari seorang kawan yang pada saat mau menikah bilang,
" Hidupku sudah sempurna karena memilikinya, I Love him So much"
Kalimat itu aku ingat karena sanggup membuatku berkaca-kaca terharu.
Tapi tiga tahun setelah itu, mereka berpisah seperti musuh bebuyutan.
Apakah dengan cinta membuat dua orang yang menikah menjadi cocok?
Rasanya sih kecocokan tidak turun dari langit.
Kecocokan itu perlu diusahakan.
Seperti pertengkaran yang tak pernah berhenti antar dua saudara kandung,
untuk hal yang sama, sepanjang hidup mereka.
Tapi itu tak pernah menghentikan cinta mereka
tak membuat mereka memutuskan bercerai sebagai saudara.
Yang harus disadari
dua saudara yang berjenis kelamin sama
yang dibesarkan dengan cara yang sama saja sering bersiteru.
Bahkan tumbuh dengan bentuk yang berbeda.
Apalagi dua manusia lain jenis kelamin, dengan cara tumbuh berbeda
Aku percaya...
dua oarang yang mau menikah, seberapa besar cintanya pun
Tak pernah cocok sampai kapanpun
seperti aku mempercayai bahwa air selalu turun ke dataran yang paling rendah.
Pernikahan bagian dari kompromi. Perbedaan Bukanlah perang
Perbedaan bukan biang perpecahan.
Sampai saat ini aku belum bisa memahami pernikahan.
Tapi satu hal yang harus disadari
bahwa aku harus bersyukur telah diberi seseorang untuk berbagi hidup
Untuk rasa syukur itu, aku harus mau mengerti bersedia kompromi.
Selamat Menyiapkan Pernikahan...Mawar!!!
Selasa, November 04, 2008
Maharku
Mengapa seorang perempuan berhak meminta maharnya?
Apakah itu berarti seorang wanita seperti barang dagangan dan seorang laki-laki "membelinya"?.
Terus terang, aku bingung menjawab pertanyaan, masku.
Aku hanya bisa menjawab," Apa ya...!?"
Apa yah kira-kira...
Minta barang mewah? minta rumah? minta uang? kayanya aneh!
Mahar seperangkat alat shalat....ach itu sih sudah biasa, ga unik !
Katanya, mahar itu menjadi penting, karena menjadi sebuah itikad dan pengikat sebuah tanggung jawab seorang laki-laki sebagai Qawwam.
Tapi, sebaik-baik mahar adalah tidak memberatkan, Mudah dan sesuai kemampuan.
Bingung !!!
Sudah lah,,,Aku ingin sepasang anting saja ( kebetulan anting ku yang sebelahnya hilang ...he hehe ) dan juga kalung yang gantungannya berupa hati...
intinya sih perhiasan laaaa
ga unik !!!!
biarlah.
( Untuk calon suamiku, ini bisa di nego maharnya kok !)
Apakah itu berarti seorang wanita seperti barang dagangan dan seorang laki-laki "membelinya"?.
Terus terang, aku bingung menjawab pertanyaan, masku.
Aku hanya bisa menjawab," Apa ya...!?"
Apa yah kira-kira...
Minta barang mewah? minta rumah? minta uang? kayanya aneh!
Mahar seperangkat alat shalat....ach itu sih sudah biasa, ga unik !
Katanya, mahar itu menjadi penting, karena menjadi sebuah itikad dan pengikat sebuah tanggung jawab seorang laki-laki sebagai Qawwam.
Tapi, sebaik-baik mahar adalah tidak memberatkan, Mudah dan sesuai kemampuan.
Bingung !!!
Sudah lah,,,Aku ingin sepasang anting saja ( kebetulan anting ku yang sebelahnya hilang ...he hehe ) dan juga kalung yang gantungannya berupa hati...
intinya sih perhiasan laaaa
ga unik !!!!
biarlah.
( Untuk calon suamiku, ini bisa di nego maharnya kok !)
Sabtu, November 01, 2008
Minggu, Oktober 26, 2008
Kenapa yah ?
Kenapa ya,
Bicara kesalahan itu enggak ada habisnya?
Setiap orang punya kesalahan, seperti halnya aku, kamu dan kita.
Tapi nyatanya tak semua orang punya kemampuan memaafkan.
( untuk seseorang yang merasa tidak bahagia karena kebahagiaanku )
Bicara kesalahan itu enggak ada habisnya?
Setiap orang punya kesalahan, seperti halnya aku, kamu dan kita.
Tapi nyatanya tak semua orang punya kemampuan memaafkan.
( untuk seseorang yang merasa tidak bahagia karena kebahagiaanku )
Sabtu, Oktober 25, 2008
PENGUMUMAN
Akhirnya...
Setelah bulan Maret lalu tepatnya tahun 2008.
kita gagal dalam melaksanakan niat baik itu.
Akhirnya kita mengumumkan kembali niat baik itu...
Insya Allah Bulan Desember niat baik itu terlaksana.
" jadi tidak perlu dilamar lagi...!" Katanya
At least...
aku jadi Not Available lagi dung yach...
he he he
repot banget yah ternyata.
dari urusan surat menyurat, KUA, dan cari-cari baju pengantin.
inilah saat-saat menegangkan karena menyangkut biaya. huk..huk..
Berikutnya...so just sit down and read carefully
i hope you enjoy my story then....
( Akhirnya...)
Setelah bulan Maret lalu tepatnya tahun 2008.
kita gagal dalam melaksanakan niat baik itu.
Akhirnya kita mengumumkan kembali niat baik itu...
Insya Allah Bulan Desember niat baik itu terlaksana.
" jadi tidak perlu dilamar lagi...!" Katanya
At least...
aku jadi Not Available lagi dung yach...
he he he
repot banget yah ternyata.
dari urusan surat menyurat, KUA, dan cari-cari baju pengantin.
inilah saat-saat menegangkan karena menyangkut biaya. huk..huk..
Berikutnya...so just sit down and read carefully
i hope you enjoy my story then....
( Akhirnya...)
Kamis, Oktober 23, 2008
Bingung
Bayangkan,
Aku merasa hidup kita seperti domba atau bebek atau ayam atau kambing...
ya...sejenis binatang laaayang digiring oleh sang penggembala
Menjadi patuh secara terpaksa atau sudah kebiasaan saja.
Bangun pagi-pagi, pergi bekerja, mendengar omelan bos, kerjaan yang dikejar deadline,
lalu pulang, makan malam, tidur.
Terus begitu. Sepanjang waktu kita. Menjadi rutinitas yang pasti.
Sesekali ... jauh dari dalam hatiku, aku ingin mengatakan" Brengsek...!!!"
Sesekali juga aku bertanya" untuk apa semua ini sebenarnya?!"
Sekolah, bekerja, punya penghasilan, menikah, beranak pinak, membesarkan mereka, Llau mati....
Apa artinya semua ini?!
seperti hidupku sekarang ini...
menjalani prosesi hubungan yang menjenuhkan.
Telp, Ketemu, Bercinta lalu pulang.
yang membedakan adalah...Penuh ketidakpastian akan rutinitas itu...
Pertemuan yang menciptakan adrenalin dipompa keras, jantung yang berdetak keras dalam melakukan xxx.
Ketidakpastian akan berapa lama kita bersama.
Hmmmm..Sensasi Palsu!!!!
Aku merasa hidup kita seperti domba atau bebek atau ayam atau kambing...
ya...sejenis binatang laaayang digiring oleh sang penggembala
Menjadi patuh secara terpaksa atau sudah kebiasaan saja.
Bangun pagi-pagi, pergi bekerja, mendengar omelan bos, kerjaan yang dikejar deadline,
lalu pulang, makan malam, tidur.
Terus begitu. Sepanjang waktu kita. Menjadi rutinitas yang pasti.
Sesekali ... jauh dari dalam hatiku, aku ingin mengatakan" Brengsek...!!!"
Sesekali juga aku bertanya" untuk apa semua ini sebenarnya?!"
Sekolah, bekerja, punya penghasilan, menikah, beranak pinak, membesarkan mereka, Llau mati....
Apa artinya semua ini?!
seperti hidupku sekarang ini...
menjalani prosesi hubungan yang menjenuhkan.
Telp, Ketemu, Bercinta lalu pulang.
yang membedakan adalah...Penuh ketidakpastian akan rutinitas itu...
Pertemuan yang menciptakan adrenalin dipompa keras, jantung yang berdetak keras dalam melakukan xxx.
Ketidakpastian akan berapa lama kita bersama.
Hmmmm..Sensasi Palsu!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)